Dansatgas Pamtas YONIF 312/KALA HITAM Evakuasi Roy Arnoldus, Tiga Bulan Berbaring Di Gubuk Ladang

Dansatgas  Pamtas YONIF 312/KALA HITAM Evakuasi Roy  Arnoldus, Tiga Bulan Berbaring Di Gubuk Ladang
Evakuasi ROY ARNOLDUS

KEEROM (Papua) - Pos Yuruf Satgas Pamtas Yonif 312/KH membantu evakuasi Roy Arnoldus Morambe (23) salah satu warga yang sudah tiga bulan lebih terbaring sakit di sebuah gubuk ladang, di Kampung Amgotro, Distrik Yaffi, Kab. Keerom, Papua. Selasa (25/08/2020) 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 312/KH Letkol Inf Dedy Ariyanto, S.I.P., M.M., M.Han., M.I.Pol dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu  (26/8/2020).

Dansatgas mengungkapkan bahwa pada saat Pos Yuruf sedang melaksanakan pelayanan kesehatan keliling, Bapak Efray Morambe (52) melaporkan kepada tim kesehatan Satgas bahwa anaknya Roy Arnoldus Morambe sedang sakit dan kondisinya terus menurun.

“Ketika akan dilakukan pemeriksaan ternyata posisi pasien ada di sebuah gubuk yang terletak di ladang milik keluarga yang berjarak sekitar 1 km dari rumah Bapak Efray, ” ucap Dedy.

Setelah ditelusuri ternyata alasan penempatan pasien di sebuah gubuk ladang dikarenakan sebelumnya  saudara Roy di rawat dengan pengobatan alternatif dan disarankan agar ditempatkan jauh dari keluarga agar tidak menularkan penyakitnya.

“ Sangat kita sayangkan ya, karena pemahaman warga yang masih rendah tentang kesehatan sehingga enggan berobat secara medis, untuk itu kami akan terus melakukan kegiatan pelayanan kesehatan keliling sekaligus sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan, ” tambah Dedy.

Di tempat terpisah Dankipur I Pos yuruf Kapten Inf Rassam mengatakan pada saat didatangi Roy ditemani oleh salah satu keluarga terlihat sangat memprihatinkan dengan tubuh yang kurus dan tinggal di gubuk yang hanya beratapkan terpal biru dengan pelepah daun sagu untuk menghalangi angin yg masuk ke dalam serta beralas tikar dan papan kayu.

“ Karena kondisi yang lumayan buruk akhirnya dengan menggunakan kendaraan dinas saudara Roy kami evakuasi ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” ungkap Rassam. 

Kepada keluarga dan ketua adat Kampung Amgotro bapak Bertus Akim yang ikut dalam evakuasi, Rassam berpesan agar apabila ada warga yang sakit segera dibawa atau dilaporkan ke pos, “ jangan ragu-ragu untuk melaporkan, kami pasti selalu siap membantu kesulitan warga 24 jam, ” ungkap Rassam.(***/Nang Surya)